Selasa, 24 Oktober 2017

Studi Kasus SCM Pada Perusahaan Cimory



Deskripsi: Laporan ini menjelaskan tentang aktivitas SCM di perusahaan "Cimory".

Isi:

1.) Proses Produksi perusahaan Cimory

  • Proses pertama yaitu pemerahan susu sapi, sapi yang digunakan oleh cimory untuk diambil susunya yaitu sapi berjenis Fresian Hosteiner. Sapi yang berasal dari negara kincir angin yakni Belanda
  • Setelah proses pemerahan lalu susu ditampung  dan dibawa dari lokasi pemerasan ke lokasi pengolahan susu. Langkah pertama yaitu penyaringan/filtrasi kemudian dijadikan freshmilk kemudian dinamakan pasteurized. Seluruh susu tersebut ditampung ke dalam penampungan susu.
  • Kemudian dari tabung-tabung penampungan susu tersebut disalurkan lewat pipa-pipa ke suatu ruangan tempat pengisian susu kedalam botol
  • Proses terakhir yaitu pengemasan susu, botol yang sudah diisi susu, bisa diberi label dan dikemas. 
Semua proses tersebut dijamin aman karena diawasi langsung oleh orang yang berpengalaman dari dalam dan luar negeri. Tepatnya profesor dari Belanda yang memiliki pengalaman selama 50 tahun.




2.) Identifikasi Supplier:

  • Susu Murni didapatkan dari peternak sapi
  • Gula didapat dari perusahaan gula yakni perusahaan "Gulaku"
  • Perisa Buah didapat dari perusahaan Perisa Buah
  • Bakteri Probiotik dan bakteri asam laktat dari perusahaan bahan kimia
3.) Kunci sukses rantai pasok Cimory


4.) Cara membangun hubungan yang kuat dengan pemasok dan pelanggan
     
     Dengan Pemasok
  • Membangun sebuah komitmen antar perusahaan dan pemasuk
  • Sistem bagi hasil keuntungan dengan seadil adilnya
  • Menjaga komunikasi dengan baik dengan pemasok
  • Transparasi dalam hal keuangan agar tidak ada yang dirugikan
  • Saling percaya antara pelaku perusahaan dengan pemasoknya
     Dengan Pelanggan
  • Memperkenalkan produk sebagai sarana promosi
  • Membuat produk yang berkualiatas
  • Memahami apa yang dibutuhkan pelanggan
  • Menerima feedback dan merespon feedback dari pelanggan dengan baik
  • Memberi diskon atau potongan harga setiap melakukan promosi
5.) Fungsi Rantai Pasok dalam perusahaan Cimory

     Rantai pasok membuat proses produksi perusahaan ini menjadi lebih efektif  dan efisien, Cimory juga mengembangkan sistem rantai pasok berkelanjutan dengan menerapkan sistem "Active Bonus Voucher" bagi para peternak susu yang mampu meningkatkan kualitas dan produktivitas susunya  agar memenuhi standar yang ditetapkan.

6.) Strategi untuk mengoptimalkan Kinerja?
  1. Menggunakan desain produk yang mendorong waktu set up yang rendah dan produksi massal
  2. Menanamkan investasi secara agresif untuk mengurangi lead time produksi
  3. Melakukan analis harga secara real time dan mempertimbangkan musim dipasaran


Galeri foto saat berkunjung di Cimory:




Sekian postingan dari saya, jikalau ada waktu saya sambung lagi :)

Rabu, 18 Oktober 2017

Supply Chain Management




Supply Chain Management,
atau lebih dikenal dengan nama manajemen rantai pasok, adalah sebuah kegiatan suatu sistem organisasi yang saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya, untuk bisa menghasilkan suatu produk atau jasa, sampai ke tangan pelanggan.

                              ALUR SCM:

Gambar diatas adalah alur Supply Chain Management sempurna, apabila salah satu dihilangkan alur itu pun tetap akan berjalan normal, karna tidak adanya batasan ketika kita sebagai seorang customer membeli suatu barang langsung ke suplier ataupun manufacture.

Tujuan utama SCM:

1. Pengiriman barang yang tepat waktu/on time (Fleksibel)

2. Pengurangan biaya dalam prosesnya (Efisiensi)

3. Peningkatan hasil produksi dan lebih bervariasi di manajemen rantai pasok (Inovatif)

4. Mempunyai atau menjaga standar kualitas yang dihasilkan di setiap produknya (Quality Control)





Ada 3 aliran yang harus dikelola oleh SCM:

1. Aliran Barang mengalir dari bagian hulu ke bagian hilir, atau bisa disebut aliran downstream. Di aliran ini barang dikelola dari saat masih bahan baku, menjadi bahan jadi dan siap dikonsumsi.
   
2. Aliran Uang mengalir dari bagian hilir ke bagian hulu, bisa juga disebut upstream, di aliran ini, bukan hanya uang yang menjadi bagiannya, namun bisa juga tagihan pembayaran, laporan keuangan.

3. Aliran Informasi mengalir bisa dari hulu ke hilir atau hilir ke hulu, bisa keduanya, karna aliran ini sangat fleksibel dalam bagian bagiannya.

Sekarang kita masuk ke bagian komponen SCM:

A. Upstream Supply Chain

     Ini adalah bagian awal dari serangkaian komponen SCM, disini organisasi yang terkait yaitu berupa Manufacture, distributor, agen dan pedagang eceran/penyedia layanan jasa. Tujuannya yaitu untuk menyediakan bahan baku/jasa diawal prosesnya (Pengadaan). Contoh bahan tambang & pertumbuhan tanaman.

B. Internal Supply Chain

     Bagian kedua dalam komponen ini, adalah  dengan melakukan pengendalian mutu dan kualitas produk tersebut. Sebagaimana sebuah manufacture dapat menjaga komitmen sebelum dan sesudah barang dikirim untuk lebuh lanjut, dengan menyiapkan penyimpanan dan pengendalian produk persediaan.

C. Downstream Supply Chain

    Komponen yang terakhir terfokus tentang delivery atau pengiriman sebuah barang/jasa dari perusahaan, suplier dan distributor ke retail atau customer secara langsung. Aktivitas yang diutamakan seperti transport, distribusi dan after sale service.

Sekian postingan dari saya, keep enjoy and slowy :)

Plagiarism checked from Plagiarism checker: 



Agasta Bagas Priyambodo 
Mhs. Sistem Informasi S1 
A12.2015.05402 
UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO